This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

GAMBAR 1

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Minggu, 01 Maret 2015

CARA OPTIMASI WINDOWS 8

8 Tips Mempercepat dan Mengoptimalkan Windows 8

Perlukah Windows 8 yang sudah sangat cepat ini di maintenance? Tentu saja, hal tersebut mutlak diperlukan, walaupun Windows 8 sudah cepat. Windows 8 bisa boot dengan cepat dari versi Windows sebelumnya, Windows 8 menggunakan memory yang lebih kecil, dan memiliki desktop yang keren. Seperti versi Windows sebelumnya, Windows 8 memiliki beberapa pengaturan yang harus kita perdayakan untuk mempercepat komputer.
Beberapa tips ini bisa juga digunakan di versi Windows sebelumnya, namun ada beberapa tips yang khusus untuk Windows 8.
Mengatur Program Startup

Windows Task Manager yang baru di Windows 8 dapat mematikan program Startup yang membuat komputer anda semakin lambat. Yang perlu anda lakukan hanyalah klik tab "Startup" dan anda bisa lihat program apa saja yang berdampak negatif dari komputer anda.
Menggunakan Antivirus Built-in Windows 8

Daripada menggunakan Antivirus dari vendor lain, di Windows 8 sudah tersedia Antivirus dari Microsoft, yaitu Windows Defender. Windows Defender juga sama dengan Microsoft Security Essentials untuk Windows XP, Vista, dan 7.
Mematikan Animasi yang tidak berguna

Untuk mendapatkan pengalaman yang lebih cantik dalam menggunakan Windows 8, tentu saja berbagai efek cantik tersebut dihidupkan. Tapi, anda sudah tahu kalau animasi seperti itu dapat mengurangi performa komputer.
Untuk mematikan beberapa animasi tersebut, silahkan tekan tombol Windows untuk membuka Start Screen dan ketik "adjust the appearance" lalu klik "Settings". Lalu, klik saja "Adjust the appearance and performance of Windows"
Saat anda menekan Minimize dan Maximize, animasinya akan tampil. Efek dari animasi tersebut memberikan "delay", sehingga akan memberatkan komputer. Anda bisa mematikan animasi tersebut dengan cara menghilangkan tanda centang di 'Animate windows when minimizing and maximizing". Dan juga, anda bisa mematikan animasi 'Fade or slide menus into view" dan juga "Fade or slide ToolTips into view".
Periksa Program yang memakan banyak Resource

Dengan Windows Task Manager yang baru, anda dapat melihat program mana saja yang memakan resource yang sangat banyak. Aplikasi yang memakan banyak resource memiliki warna yang gelap, sedangkan aplikasi yang sedkit makan resource warnanya akan terang. Task Manager yang baru ini juga memudahkan kita melihat program apa saja yang berjalan.
Merubah Power Settings

Windows 8 menggunakan power plan untuk dapat mengatur bagaimana power digunakan, sama seperti versi Windows sebelumnya. Untuk membuka power plan, tekan tombol Windows, ketik "power plan", klik Settings, dan tekan enter.
Secara default, Windows akan memilih power plan 'Balanced'. Artinya Windows secara otomatis akan mengurangi kecepatan CPU ketika program yang berjalan di Windows sedikit, atau tidak memberatkan. Tentu saja, hal ini akan menghemat power. Kalau anda tidak suka itu, anda bisa beralih ke 'High Performance'. Di mode ini, apapun yang anda lakukan, komputer anda akan memberikan performa yang paling tinggi.
Tetapi, mode ini tidaklah bagus. Gunakan 'High Performance' hanya jika anda sedang menjalankan aplikasi yang berat atau anda sedang bermain game. Jika anda hanya membuka Microsoft Office atau anda hanya membuka browser, menggunakan 'High Performance' hanyalah boros energi dan dapat menyebabkan komputer cepat panas.
Apapun yang anda lakukan, janganlah menggunakan mode 'Power saver'. Mode ini hanya cocok bagi anda yang ingin memperlama penggunaan komputer. Tetapi, performa komputer akan sangat turun.
Menggunakan Sleep

Bagi anda yang baru menggunakan Windows 8, mungkin anda bingung, bagaimana untuk melakukan 'Shut Down'. Jangan khawatir, karena saya juga dulu begitu saat pertama kali menggunakan Windows 8 (hehehe). Tetapi, daripada anda mematikan komputer, sebaiknya anda mulai saat ini menggunakan Sleep. Di dalam mode Sleep, komputer menggunakan sedikit tenaga untuk menyimpan berbagai program yang berjalan. Ketika anda membuka laptop anda, maka Windows secara instan hidup kembali dan mengembalikan semua program yang anda buka sebelumnya.
Anda dapat menemukan opsi Sleep di power button pada Windows Charms. Untuk membuka Charms, arahkan mouse anda ke pojok kanan atas, lalu arahkan kursor mouse lagi kebawah. Klik Settings, lalu klik tombol 'power' dan pilih Sleep. Anda juga bisa kok menutup layar laptop anda untuk melakukan sleep.
Mengoptimalkan Hard Drives

Windows 8 tetap memberikan Disk Defragmenter untuk mempercepat kinerja Windows 8. Tetapi di Windows 8, Disk Defragmenter berubah nama menjadi 'Optimize Drives'. Untuk membuka Optimize Drives, klik tombol Start lalu ketik "Defragment", klik Settings dan tekan enter.
Mengatur Indexing Service

Indexing service di Windows sangatlah berguna untuk mengindeks file yang ada di komputer anda. Sehingga, ketika anda mencari file di Windows, terasa sangatlah cepat dan begitu mudah. Indexing Service juga menggunakan CPU time agar fitur ini dapat berjalan. Sehingga, mematikan fitur Indexing ini, komputer anda akan lebih cepat.
Tentu saja, dengan mematikan Indexing, anda tidak bisa melakukan pencarian secara cepat. Jika anda sering menggunakan Search, anda sebaiknya jangan mematikan fitur ini. Matikan fitur ini hanya jika anda tidak pernah menggunakan Search.
Untuk mematikan Windows Search, tekan tombol Start, ketik 'service.msc' dan tekan enter. Arahkan kebawah dan cari 'Windows Search'. Klik kanan dan klik Properties.
Pada bagian Startup, pilihlah 'Disabled'. Lalu, klik Stop untuk menghentikan fiturnya. Dan klik OK.
Kesimpulan

Yang namanya sistem operasi, kita masih harus melakukan optimalisasi dan maintenance. Karena mereka sama saja dengan tubuh kita, dan perlu dioptimalkan. Jadilah, biasakan diri anda untuk melakukan 8 tips diatas, agar performa komputer selalu berada pada puncaknya.

CARA OPTIMASI WINDOWS 7

Apakah komputermu terasa lambat? Buat boot saja butuh waktu bermenit-menit. Sudah begitu, ketika kamu buka beberapa program bersamaan, komputer makin lambat. Berpindah aplikasi saja bikin kamu menunggu sampai mengantuk.
Apakah kamu perhatikan kalau lambatnya komputer itu tidak terasa ketika sistem operasi baru saja diinstal? Sesaat setelah diinstal, komputer terasa gesit, cepat untuk membuka aplikasi, dan sigap ketika dipakai bekerja maupun banyak program yang dijalankan berbarengan.
Lambatnya komputer diakibatkan beberapa hal. Contohnya nih, hal yang bikin boot berjalan lambat adalah banyaknya program yang dijalankan pada saat komputer dinyalakan. Program-program tersebut masuk ke dalam Start-up Windows.
Aplikasi yang dijalankan pada saat komputer dijalankan akan berada di “latar belakang” alias jalan tanpa ada jendela program. Semua program yang sedang berjalan butuh memori. Nah, karena banyak program yang jalan meski jendelanya tak tampak, komputer pun melambat.
Itu baru sekedar ringkasan. Berikut ini adalah beberapa tip yang bisa kamu jalankan agar Windows 7 bisa melaju dengan kencang.
1. Catat!
Untuk meningkatkan kinerja komputer, kita memang perlu mengorbankan beberapa service atau fitur-fitur. Siapa yg tahu service atau fitur-fitur berguna kemudian hari? Karena itu, bijaksanalah dalam meningkatkan kinerja komputer.
Tipsnya adalah: catat! Ya, rekam setiap perubahan yg Sahabat lakukan. Tujuannya adalah agar sewaktu-waktu Sahabat ingin mengembalikan aturan ke posisi semula, Sahabat tak perlu bingung mengingat-ingat. :D
2. Kalau Bisa 2, Kenapa 1?
Pengguna Windows 7 yang komputernya berprosesor banyak core mengatur agar semua core dipakai pada saat Windows boot. Niscaya, boot akan lebih cepat ketimbang hanya satu core yang dipakai.
[1] Buka System Configuration dengan mengklik “Start” lalu ketik msconfig” lalu tekan Enter pada keyboard.
[2] Di kotak System Configuration, masuk ke tab “Boot kemudian pilih sistem operasi “Windows 7 dan klik tombol “Advanced Options sehingga muncul kotak “Boot Advance Option. Agar Windows memakai lebih dari 1 core pada saat boot, beri centang pada Number of processor. Kemudian, pilih jumlah prosesor.



3. Buang yang Tak Terpakai
Banyak aplikasi yg dijalankan pada saat Windows mulai dijalankan. Aplikasi tersebut selanjutnya akan berjalan terus tanpa kita tahu. Inilah salah satu faktor yg membuat komputer jadi lelet. Makanya, kita harus memilih aplikasi yg boleh jalan pada saat Windows boot.
[1] Masuk ke “System Configuration” klik “Start”, ketik “msconfig” lalu tekan “Enter” pada keyboard.
[2] Masuk ke tab “Startup”. Disini sahabat bisa memilih aplikasi yg akan dijalankan dan yg tidak perlu dijalankan. Untuk menonaktifkan aplikasi, hilangkan tanda centang.
Dari pengalaman penulis, aplikasi yang perlu dijalankan sejak Windows menyala adalah antivirus, aplikasi-aplikasi untuk “pointing driver” yg dipakai untuk mengenali hardware. Aplikasi lainnya boleh tidak berjalan.



4. Stop Service
Windows 7 juga memiliki banyak services yang tidak diperlukan oleh pengguna biasa. Berbagai macam services ada yg “ada dari sananya”, ada pula bawaan program yg kita instal. Nah, beberapa service yang jarang dipakai oleh pengguna umum misalnya Tablet PC Input Service yg dipakai untuk Tablet PC yg memiliki layar sentuh. Buat apa service ini aktif di PC yg tidak merespons sentuhan di layar?
Berikut ini adalah beberapa service yg bisa dimatikan di Windows 7 :
“Application Experience”, “Computer Browser”, “Error Reporting Service”, “Desktop Window Manager Session Manager”, “Diagnostic Policy Service”, “IP Helper”, “Offline Files”, “Portable Device Enumerator Service”, “Print Spooler”, “Distributed Link Tracking Client”, “Protected Storage”, ”Secondary Logon”, “Themes” (menghilangkan themes), “Server” (jika kamu tidak koneksi jaringan), “Tablet PC Input Service”, “TPC/IP NetBIOS Helper”, “Windows Media Center Service Launcher”, “Remote Registry”, “Windows Time”, “Windows Security Center”, “Windows updates”, “Windows firewall” (jika kamu punya software antivirus/firewall yang diinstal).
Bagaimana mematikan services? Gampang!
[1] Klik tombol “Start” lalu ketik “Services”. Pencet “Enter”.



[2] Klik kanan pada service yg mau dimatikan, lalu klik “Properties”. Agar services tidak selalu dijalankan pada saat Windows dinyalakan, klik “Disable”. Kalau kamu hanya ingin mematikannya sekarang saja, pilih “Stop”. Klik “OK”.



5. Geek Tak Perlu Aero
Kalau Sahabat tidak memperhatikan tampilan yg ‘eye cathing’ dan mengutamakan kecepatan, Sahabat perlu mempertimbangkan untuk tidak menggunakan Aero Themes. Tahu kan kalau Aero itu lebih berfungsi untuk mempercantik tampilan ketimbang menunjang kecepatan kerja?
Aero Themes yg aktif membuat VGA bekerja. Akibatnya resource komputer dipakai cuma untuk tampilan, bukan untuk pekerjaan sesungguhnya. Nonaktifnya Aero Themes dapat meningkatkan kinerja komputer.
Cara mematikannya klik kanan pada desktop kemudian klik “Personalize”. Selanjutnya, pilih “Windows 7 Basic”. Tutup jendela Personalization.
6. Dilarang Mengintip
Aero Peek memungkinkan kita ‘mengintip’ desktop atau mengakses gadget yg ada di sidebar ketika banyak jendela program dibuka. Kita tinggal memencet tombol “Win + Spasi” agar jendela program yg sedang terbuka jadi transparan.
Aero Peek pada Windows 7 dapat dimatikan dengan cara klik kanan pada taskbar kemudian klik “Properties” pada tab Taskbar. Hilangkan tanda centang pada “Use Aero Peek to preview desktop”.
7. Tak Perlu Aero Snap
Aero Snap adalah fitur baru pada windows 7. Aero Snap bikin kita menarik, alias ‘drag and drop’, jendela ke samping kiri agar jendela tersebut akan menjadi rata kiri dengan ukuran pas setengah layar. Jika kamu merasa fitur itu tak penting, nonaktifkan saja.
[1] Klik tombol “Start” lalu klik “Control Panel”. Klik “Ease of access” klik lagi “Ease of access center”. Setelah itu, klik “Make the mouse easier to use”.





[2] Muncul jendela baru. Beri centang pada “Prevent windows from being automatically arranged when moved to the edge of the screen”.



8. Tak Usah Bergetar
Dengan hanya menggoyangkan satu jendela yg aktif, jendela yg lain akan di-minimize secara otomatis. Fitur tersebut dinamakan Aero Shake. Untuk meningkatkan kinerja, kamu bisa menonaktifkannya.
[1] Buka Group Policy Editor dengan mengetikkan “gpedit.msc” setelah klik tombol “Start”. Pencet Enter.
[2] Muncul halaman Local Group Policy Editor. Masuk ke  “User Configurarion > Administrative template > Desktop”. Klik ganda pada “Turn off Aero Shake windows minimizing mouse gesture” lalu pilih “Enable” dan klik “OK”.
9. Singkirkan Gadget Boros Memori
Setiap gadget yg Sahabat pasang di desktop, tepatnya di sidebar, butuh memori. Semakin banyak gadget yg dipasang, semakin besar memori yang dipakai. Itu jelas! Akhirnya kerja komputer menurun.
Untuk menonaktifkan gadget pada Windows 7, klik “Start > Control Panel”. Klik “Programs”, kemudian klik “Turn Windows features on or off”. Hilangkan tanda centang pada “Windows Gadget Platform”. Klik “OK”.
10. Efek-Efek Tak Penting
Ada banyak efek visual yg ada di Windows 7. Itulah salah satu faktor utama yg mempengaruhi kinerja komputer. Kalau Sahabat benar-benar peduli pada kinerja komputer yg cepat, seharusnya Sahabat menonaktifkan visual efek tersebut.
Di Windows Explorer, klik kanan pada “Computer”. Klik “Properties” kemudian klik “Advance system Setting” pada bagian Performance. Klik tombol “Setting” sehingga muncul jendela Performance Options. Klik “Adjust for best performance”, lalu klik “OK”. Tapi biasanya penulis menyisakan 2 dibagian akhir, agar tampilan masih tetap ‘kinclong’. :D
11. Kalau Komputer Dipakai Sendiri…
Karena User Account Control, ketika Sahabat instal  aplikasi, selalu muncul jendela pop-up. UAC, demikian singkatan User Account Control,  dibuat demi keamanan untuk mengurangi penyebaran program jahat.
Seperti aplikasi keamanan lainnya, UAC menurunkan kenyamanan pengguna. Untuk menonaktifkan UAC, klik “Start > Control Panel”. Klik “User Account and Family Safety”, lalu klik “User Account”. Setelah itu, klik “Change User Account Control Setting” sehingga muncul kota User Account Control settings. Pilih “Never notify” atau geser kotak ke bawah. Klik “OK”.
12. Menonaktifkan Windows Welcome Screen
Windows Welcome Screen yg berada dalam keadaan nonaktif membuat proses startup menjadi lebih singkat dan performa Windows pun menjadi lebih baik.
[1] Klik tombol “Start” lalu ketik “msconfig” lalu tekan “Enter” pada keyboard.
[2] Bukalah tab “Boot” pada kotak dialog System Configuration. Lalu aktifkan opsi “No GUI Boot” selanjutnya klik “OK”.



13. Rapikan Hard Disk
Ketika Sahabat menyimpan file pada komputer sebenarnya file-file tersebut tidak disimpan di dalam hard disk secara berurutan. File itu tersebar acak-acakan dalam hard disk. Akses ke file pun jadi lama.
Masalah itu bisa diatasi dengan merapikan file. Kalau file rapi, sistem operasi bisa mengaksesnya dengan cepat. Kita butuh program Disk Defragment untuk merapikan hard disk.
Klik “Start > All Program > Accessories > System tools > Disk Defragment” untuk menjalankan Disk Defragmenter. Pilih salah satu drive lalu klik “Defragment Disk”.
Ada sebuah kelebihan Disk Defragmenter milik Windows 7, yakni Sahabat bisa men-defrag semua disk secara bersamaan. Defrag juga bisa jalan di latar belakang alias background.
14. Hamburkan Baterai Supaya Bertenaga
Secara standar, Windows 7 diatur agar kinerjanya baik tapi tidak menghamburkan baterai notebook. Seimbang (baca:balance), begitu pengaturan di Power Plan. Tapi, kalau Sahabat tidak punya masalah dengan baterai notebook karena Windows 7 diinstal ke desktop, Sahabat bisa atur agar Windows 7 menggunakan hardware secara maksimal. Dengan kata lain, kita bisa mengubah Power Plan ke “High Performance”.
Klik “Start > Control Panel”. Klik “Hardware and Sound” lalu klik pada “Power Options”. Pilih “High Performance”.



15. Optimalkan Hard Disk
Apakah kamu pernah mengalami kasus seperti berikut ini? Drive C Sahabat pernah tiba-tiba hanya tersisa beberapa megabyte lagi, padahal sehari sebelumnya, Sahabat yakin nyaris 100 persen kalau drive C masih ada lebih dari 1 GB. Setelah itu, Sahabat merasa komputer semakin lelet.
Salah satu kambing hitam leletnya komputer, ya sisa kapasitas drive C yg pas-pasan. Nah, salah satu penyebab kapasitas drive C berkurang adalah penggunaan drive C untuk System Restore. Triknya, hapus poin System Restore yg sudah kadaluwarsa alias sudah terlalu lama.
Cara lain adalah mengatur jumlah hard disk yg dipakai untuk System Restore agar kita tak perlu berulang kali menghapus poin System Restore. Masuk ke Windows Explorer. Klik kanan pada “Computer”, kemudian klik “Properties”. Klik tab “System Protection” . Ada tombol “Configure” pada bagian Disk Space Usage! Klik disitu.
Atur kapasitas hard disk yg hendak digunakan. Jangan terlalu besar, 15 persen dari sisa kapasitas cukuplah. Kamu boleh juga sih menonaktifkan System Restore. Tapi, tanggung sendiri akibatnya kalau suatu saat nanti Windows error.
Kalau mau menghapus poin System Restore, tekan “Delete”.



2. Mengaktifkan Write Caching
Dengan mengaktifkan opsi ini, Windows 7 tidak akan menerapkan perubahan data pada disk hingga sistem berada dalam keadaan tidak aktif atau ‘idle’ sehingga performa komputer pun meningkat.
[1] Untuk mengaktifkan, masuk ke Windows Explorer. Klik kanan pada “Computer”, kemudian klik “Properties”. Klik tab “Device Manager” . Ada tombol “Configure” pada bagian Disk Space Usage! Klik disitu.
[2] Pada jendela Device Manager yg muncul,  bukalah cabang “Disk Drives”. Lantas klik ganda pada nama hardisk Sahabat.



[3] Selanjutnya, bukalah tab “Policies” pada kotak dialog Device Properties yg muncul. Lantas aktifkan opsi “Enable Caching on the Device”. Jika sudah klik tombol “OK”.



3. Menonaktifkan Content Indexing
Indexer merupakan sebuah proses yg dijalankan oleh Windows 7 yg bertujuan untuk melakukan index isi sebuah drive ketika Sahabat menambahkan atau mengurangi data. Proses ini akan mempermudah dan mempercepat proses pencarian data. Namun untuk meningkatkan performa komputer sebaiknya non aktifkan opsi ini pada drive yg tidak sering digunakan untuk melakukan pencarian data.
[1] Pertama buka “Windows Explorer” kemudian klik kanan pada drive yg akan dinonaktifkan misal drive C lalu pilihlah “Properties”.
[2] Pada kotak dialog Properties yg muncul bukalah tab “General”. Lantas nonaktifkan opsi “Allow files on this drive to have contents indexed in addition to file properties”. Jika sudah klik tombol “Apply” dan lanjutkan dengan memilih tombol “OK”.



4. Konversi Hard Disk FAT 16 dan FAT 32 ke NTFS
Jika dibandingkan dengan file sistem versi sebelumnya yakni File Allocation Table (FAT), maka NTFS memiliki beberapa penyempurnaan. NTFS memiliki performa dan keamanan data yg lebih baik karena menyediakan performa dan keamanan data yg lebih baik karena menyediakan fasilitas File and Folder Permission, Encryption dan File Compression.
Jika Sahabat memiliki hardisk dengan file sistem FAT16 atau FAT32, maka Sahabat bisa melakukan konversi yg telah tersedia. Nantinya, jika Sahabat telah melakukan konversi hardisk ke file sistem NTFS, Sahabat tidak bisa melakukan konversi lagi ke file sistem semula. Jika Sahabat ingin menggunakan file sistem FAT lagi, Sahabat harus melakukan format ulang pada partisi hardisk yg bisa mengakibatkan data terhapus.
Selain itu, beberapa versi Windows sebelumnya tidak bisa membaca data yg tersimpan pada harddisk yg memiliki file sistem NTFS. Karena itu jika Sahabat masih membutuhkan versi Windows sebelumnya, maka Sahabat tidak perlu melakukan konversi ke NTFS.
Jika Sahabat telah yakin untuk melakukan konversi, ikutilah langkah-langkah berikut:
[1] Pertama, tutuplah dahulu semua program yg dijalankan pada hardisk yg hendak di konversi. Selain itu, lakukan backup data terlebih dahulu sebelum melakukan konversi guna menghindari hal-hal yg tidak diinginkan walaupun proses konversi ini tidak mempengaruhi dta yg terdapat dalam harddisk.
[2] Klik tombol “Start > All Program > Accessories”.
[3] Kemudian klik kanan mouse pada opsi “Command Prompt” dan pilihlah opsi “Run as Administrator” yg muncul.



[4] Jika diminta password administrator, masukkanlah password tersebut apda kotak dialog yg muncul.
[5] Pada jendela Command Prompt yg muncul ketik “convert nama drive: /fs:ntfs”. Isikan nama drive dengan huruf yg tertera pada drive yg akan dikonversi. Misal, “convert D: /fs:ntfs”. Perintah ini berarti bahwa drive D akan dikonversikan ke dalam format NTFS.



[6] Sesudah itu tekan tombol “Enter”.
[7] Nantikan beberapa saat hingga proses konversi selesai dilakukan. Jika proses ini telah selesai, Sahabat akan memperoleh keterangan pada jendela Command Prompt.

[8] Untuk memeriksa file harddisk yg telah berhasil dikonversi, maka bukalah “Windows Explorer” dan klik kanan pada drive yg dikonversi tadi lalu pilih “Properties”. Sahabat akan mendapati file sistem yg telah berubah.


 

 16. Tambah Memori dengan Flasdisk
Biar komputer makin ‘kencang’, biasanya orang bisa menambah RAM alias memori. Tapi, ada beberapa kasus yang bikin orang tidak bisa upgrade memori. Contohnya: bokek :D , slot memori di motherboard sudah habis, atau enggak bisa bongkar casing. Nah, buat orang-orang yang begitu, ada sebuah cara, yaitu ReadyBoost.
ReadyBoost adalah sebuah fitur pada Windows 7 yang dapat digunakan untuk menambah kapasitas RAM. Fitur ini pertama kali muncul di Windows Vista. Dengan ReadyBoost, kita bisa membuat sebuah USB flash disk menambah kapasitas memori komputer. Eh, bukan cuma USB flash disk saja, kartu memori pun bisa.
ReadyBoost bisa dilakukan dengan instan. Kalau Sahabat kebetulan sudah punya USB flash disk, Sahabat punya kesempatan menambah memori. Masalahnya tidak semua USB flash disk atau kartu memori bisa digunakan untuk ReadyBoost.
USB flash disk atau kartu memori itu wajib memiliki kapasitas lebih besar dari 256MB. Gampanglah syarat itu mah. Kapasitas terminim USB flash disk yang di jual sekarang ini rasanya 1GB. Nah, supaya bisa dipakai buat ReadyBoost, sisa kapasitas yang tersedia harus lebih besar dari 256MB.
Syarat lainnya adalah USB flash disk harus diformat dengan sistem file NTFS, FAT16, FAT32, dan exFAT. Sistem file yang disebut paling akhir itu baru didukung di Windows 7. Masih ada syarat lain, yaitu flash disk harus punya kecepatan akses tidak tidak lebih dari 1 milidetik dan kecepatan bacanya minimal 2,5MB per detik. Buruan lihat spesifikasi flash disk pas beli buat tahu hal ini.
Di Windows 7, kemampuan ReadyBoost ditambah. ReadyBoost di Windows Vista hanya mendukung 1 flash disk. Di Windows 7, kita bisa pakai sampai 8 flash disk! Kapasitas maksimal yang bisa kita capai adalah 256. Mantep kan? :D
Setting di Windows 7
Pengaturan ReadyBoost pada Windows 7 sangat mudah. Berikut ini langkah-langkah untuk mengaktifkan ReadyBoost.
[1] Buka “Windows Explorer” dengan menekan tombol “Win + E”.
[2] Tancapkan flash disk ke komputer, lalu klik kanan pada drive flash disk, klik “Properties”.
[3] Setelah masuk ke kotak Properties, masuk ke tab “ReadyBoost”. Aktifkan “Use this device” kemudian atur besar kapasitas yang akan digunakan. Pada contoh kapasitas yang akan digunakan sebagai memori tambahan adalah 871MB. Klik “OK”.



Oh iya, kotak ini tampil beda kalau flash disk yang dicolok tidak mendukung. Kotak yang muncul berisi tulisan “This device cannot be used for ReadyBoost” – jelas banget keterangannya.
[4] Jika ReadyBoost sudah aktif, maka muncul file bernama ReadyBoost dalam flash disk. Ukuran file-nya sama kapasitas yang tadi sudah kita atur. Kita cukup sekali saja mengaktifkan ReadyBoost pada sebuah flash disk. Tak perlu setiap mencolok flas disk. Tapi ada syaratnya. Yakni, jangan sampai file ReadyBoost terhapus.
 17. Optimalisasi Aplikasi-Aplikasi Program
Opsi-opsi yang dapat diatur untuk mengoptimalkan aplikasi-aplikasi Windows adalah seperti prioritas program pada Task Manager, aplikasi yang sedang diluncurkan pada desktop, dan efek visual yang tidak jarang turut mempengaruhi waktu loading software.
Namun, hal utama yang perlu menjadi perhatian ketika merasakan kinerja Windows Sahabat menurun adalah standar minimum spesifikasi hardware komputer yang Sahabat gunakan. Jangan lupa untuk memastikan kapasitas memori yang terpasang pada komputer tidak kurang dari 1GB atau 1024GB. Jika demikian, ada baiknya jika upgrade memori dilakukan agar performa Windows dan komputer Sahabat menjadi lebih baik.
Untuk lebih memahami tentang teknik-teknik optimalisasi aplikasi, ikuti langkah berikut:
1. Mengatur Prioritas Program di Task Manager
Task Manager juga dapat digunakan untuk mengatur prioritas program sehingga sebuah program memperoleh prioritas lebih banyak dari pada program lainnya. Nah untuk mengatur prioritas sebuah program, lakukan langkah singkat berikut:
[1] Klik kanan pada “Taskbar” yang kosong, lalu pilih “Start Task Manager”.



[2] Pada jendela Task Manager, pilihlah salah satu program yang hendak diprioritaskan.
[3] Setelah itu klik tombol kanan mouse pada program tersebut dan pilihlah opsi “Priority”. Lalu pilihlah opsi “High” untuk menempatkan program tersebut sebagai program yang menjadi prioritas utama.



[4] Selanjutnya klik tombol “Change Priority” pada kotak dialog yang muncul untuk menerapkan perubahan tersebut. Dengan langkah sederhana ini, cukup dapat meningkatkan kinerja aplikasi.



2. Mengatur Performa Terbaik untuk Program
Windows 7 juga menyediakan pengaturan untuk memaksimalkan performa program-program yang dijalankan pada komputer Sahabat. Berikut ini pengaturan performa terbaik untuk program yang digunakan:
[1] Masuklah ke jendela Control Panel. Lalu pilihlah opsi “System and Security”.
[2] Lantas pilihlah opsi “System”.
[3] Pada jendela System yang muncul, pilihlah opsi “Advanced System Setting” yang terdapat disisi kiri.
[4] Kemudian bukalah tab “Advanced” pada kotak dialog System Properties yang muncul dan pilihlah tombol “Settings” di bagian “Performance”.



[5] Bukalah tab “Advanced” pada kotak dialog Performance Options. Lantas pilihlah opsi “Programs” di bagian “Adjust for Best Performance of”.



[6] Jika sudah pilihlah tombol “Apply” dan lanjutkan dengan memilih tombol “OK”.
3. Mengatur Visual Effect untuk Optimalisasi Program.
Dengan cara ini dipastikan kinerja akan lebih cepat, dikarenakan tidak menggunakan efek visual yang akan memberatkan kinerja komputer.
Cara ini sudah penulis tulis pada 20 cara terbaik tweaking windows 7.
4. Menambah RAM
Selain dengan menambah ukuran Virtual Memori, Memory Low juga bisa dihindari dengan cara menambahkan RAM. Menurut penulis ini merupakan cara paling mudah dan efisien. :D dan dijamin kinerja komputer pasti tambah kenceng. Untuk itu carilah informasi mengenai tipe RAM yang Sahabat gunakan pada komputer. Informasi ini bisa diperoleh dari komputer atau dari perusahaan yang menjual komputer tersebut. Berbekal informasi tersebut, selanjutnya Sahabat bisa menambahkan RAM dari tipe yang sejenis.


18. Yakin Tak Perlu Fitur Pencarian
Ada Fitur pembuatan indeks di Windows 7. Indeks dibuat untuk mempercepat proses pencarian. Proses Indeks bekerja dengan melakukan scan pada semua file dan folder, kemudian informasi yg didapat dicatat pada sebuah tabel.
Ketika pengguna komputer mencari file, Windows tidak mencarinya secara langsung di dalam hard disk, tapi cukup mencari di tabel. Makanya, pencarian jadi lauh lebih cepat.
Tapi, upaya bikin tabel itu yg berat. Pembuatan indeks berjalan pada background dan butuh hardware komputer untuk melakukannya. Niscaya, dengan menonaktifkan pembuatan indeks, komputer akan lebih baik dalam bekerja.
Pencarian jadi bagaimana? jadi lebih lambat, tapi Sahabat tetap bisa mencari file dengan cara lama – cara Windows XP.
Caranya: Ketik “services.msc” setelah tombol “Start”. Pada Services yg muncul, klik 2 kali pada “Windows Search”. Ubah “Startup Type” ke “Disable” dan klik “Stop” untuk menonaktifkan service-nya. Terakhir, klik “OK”.



19. Browser Ringan, Komputer Cepat
Setiap add on yg Sahabat tambahkan pada browser membebani komputer. Soalnya, add-on juga butuh memori buat bekerja. Kalau tidak percaya, coba jalankan browser dengan banyak add-on. Kemudian, coba periksa kapasitas memori yg sedang dipakai di Task Manager.
Selain butuh memori, add-on browser juga bisa membuat koneksi internet melambat. Maklumlah, karena beberapa add-on butuh koneksi internet terus-menerus. Add-on pada Firefox bisadihapus dari menu “Tools > Add on”. Klik pada add-on yg tidak terpakai, klik “Uninstall”.



20. Optimalisasi Virtual Memori


Pada sebuah komputer terdapat dua tipe memori yakni Random Access Memory (RAM) dan Virtual Memory. Setiap program pada komputer menggunakan RAM. Tetapi saat RAM tidak cukup untuk beberapa program yang sedang dijalankan., maka Windows akan memindahkan informasi yang seharusnya disimpan pada RAM ke file hardisk. File penyimpanan sementara ini disebut Paging File atau yang biasa disebut juga sebagai Virtual Memory. Dengan memindahkan informasi ke dalam Paging File ini, maka RAM menjadi lebih kuat untuk digunakan menjalankan program dengan baik.
Jika RAM dan Virtual Memory sama-sama lemah, maka akan muncul keadaan Low Memory. Keadaan Low Memory ini dipicu oleh beberapa program yang dijalankan secara bersamaan atau ketika sebuah program melepaskan memori yang tidak dibutuhkannya lagi (Memory Overuse atau Memory Leak). Berdasarkan gambaran kondisi ini menunjukan Sahabat perlu melakukan langkah-langkah optimalisasi Virtual memory.
1. Menambah Ukuran Virtual Memory atau Paging File
Keadaan Low Memory ditandai dengan munculnya peringatan Low Memory dari Windows atau tampilan menu-menu yang tidak memberikan respon ketika Sahabat memilih menu tersebut. Menu-menu tersebut terkadang menghilang sehingga muncul area kosong berwarna putih.
Dalam keadaan ini Windows secara otomatis akan meningkatkan ukuran Virtual Memory. Namun Sahabat pun bisa menambah ukuran Virtual Memory sendiri sesuai dengan kebutuhan. Caranya sebagai berikut:
[1] Masuklah terlebih dahulu ke “Control Panel > System and Security > System”.
[2] Pada jendela System yang muncul, pilihlah opsi “Advanced System Settings” yang terdapat disisi kiri jendela.
[3] Lanjutkan dengan memilih tombol “Settings” di bagian “Performance” pada kotak dialog System Properties yang muncul.



[4] Pada kotak dialog Performance Options yang muncul, bukalah tab “Advanced”. Kemudian klik tombol “Change” di bagian “Virtual Memory”.



[5] Lantas lakukanlah pengaturan berikut ini pada kotak dialog Virtual Memory yang muncul:

  • Nonaktifkan opsi “Automatically Manage Paging File Size for All Drives” sehingga tidak tercentang.
  • Pada bagian “Drive (Volume Label)”, pilihlah salah satu Drive yang ukuran Paging File-nya hendak ditingkatkan.
  • Pilih opsi “Custom Size”.
  • Di kolom “Initial size” atau “Maximum Size” isikan nilai yang menunjukan ukuran baru Paging File.


[6] Sesudah itu pilihlah tombol “Set” dan lanjutkan dengan memilih tombol “OK”.

Komputer membaca informasi pada RAM lebih cepat daripada di Paging File yang terdapat di dalam harddisk. Karena itu hindari menambah ukuran Virtual Memory secara berlebihan sebab hal ini bisa memperlambat kerja sebuah program.
Proses penambahan ukuran Paging File biasanya tidak diperlukan proses Restart. Tetapi jika Sahabat ingin menurunkan ukuran Paging File, maka perlu dilakukan Restart pada komputer. Selain itu, sebaiknya Sahabat tidak menonaktifkan Paging File ini ataupun menghapusnya.
2. Mencermati Program yang Menggunakan Memory Berlebihan atau Overuses Memory
Selain dengan meningkatkan ukuran Virtual Memory atau Paging File, Memory Low juga bisa hentikan dengan mencermati program yang mengalami Memory Overuse atau Memory Leak. Nantinya jika Sahabat menemukan program yang mengalami Memory Overuse atau Memory Leak, maka Sahabat bisa segera menutup program tersebut sehingga keadaan Memory Low bisa dihentikan.
Untuk melihat program yang menggunakan memori paling banyak, ikutilah langkah singkat di bawah ini:
[1] Munculkan jendela Task Manager dengan menekan tombol “CTRL + Shift + Esc”. Atau klik tombol kanan mouse pada area Taskbar yang kosong dan pilihlah opsi “Start Task Manager”.
[2] Kemudian bukalah tab “Process” pada jendela Task Manager yang muncul. Lantas klik “Memory (Private Working Set)” agar nama-nama program diurutkan mulai dari program yang menggunakan memori terbesar.



Sementara itu untuk memperbaiki kondisi Overuses Memory pada sebuah program, maka cobalah untuk mencari Update program tersebut atau hubungi penyedia software untuk mencari informasi lebih lanjut.

Senin, 23 Februari 2015

CARA MENGINSTAL PRINTER

TIPS INSTAL HP Laserjet ke Window7

 Image result for cara menginstal printer hp laserjet p1006 pada windows 7

Sebelumnya saya punya OS vista stater begitu saya install dengan lasr jet P 1006 tidak ada kendala, waktu berjalan terus computerku terkena boot sector… wualaaaah utak demi atik akhirnya kupuskan untuk update hardish baru seaget…… lumayan dehhhhh untuk kantong seperti saya lalu semua asesoris saya masukkan DENGAN OS WINDOW 7 pingin aja sih…. Kerja demi kerja saya perlu mencetak sementara printerku ada dua canon  pakai infuse….. kadang lancar … yaaa kadang ngadat…. Dan yang satu ini laser jet P1006 kalau ini soal cetak tak diragukan lagi deh…. Singkat cerita ku install…. Tapi pada saat koneksi dengan printer koooooq diam aja….wahhhh coba lagi, karena driver selalu gagal diinstall. Sudah coba diikuti urutan install: mengekstrak driver, install, dan selalu terhenti ketika driver meminta mengkonekkan printer ke komputer. Sudah dihidupkan, eh ternyata si printer ga pernah kedetect. Satu dua kali ga bisa. Satu dua hari dicoba lagi ga bisa. Direstart dicoba install lagi masih gagal. Akhirnya elamun dan utak-atik sih….!
Wah parah…. Ganti hardisk baru koq ngak bias cetak ke laserjet … Maka kubulatkan tekat untuk berjuang dengan berbagai upaya dan kenggondokan yang masih tersisa, akhirnya aku coba lagi untuk install drivernya. Akhirnya berhasil… Wow.. Berikut ini tips dan triknya yang barangkali bermanfaat bagi pembaca:
  1. Lakukan install driver seperti biasa, pastikan lokasi dimana driver printer HP Laserjet P1006 tersebut berada, misalnya di C:\hp_P1000_P1500_Full_Solution. Biasanya seperti saya ceritakan tadi install driver akan gagal ketika komputer meminta untuk mengkoneksikan printer ke komputer, walaupun printer sudah dihidupkan. Jangan panik!, biarkan saja sang installer gagal, yang penting driver sudah diekstrak di folder tersebut.
  2. Pada halaman depan, Klik Start kemudian klik kanan Computer pilih Manage.
  3. Akan tampil Computer Management. Pilih Device Manager. Cari device printer HP yang masih bertanda ‘pentung/tanya’ berwarna kuning/hitam, yang berarti driver belum pas.
  4. Klik kanan device tersebut, kemudian pilih Update Driver Software.. Cari dimana driver printer tersebut disimpan sebagaimana langkah 1.
  5. Klik OK, dan ikuti langkah selanjutnya.
  6. Printer siap dipakai.
Wah ternyata ribet bener install driver printer di Windows 7.  Hal ini mungkin Windows 7 sangat ingin menjaga keamanan komputer, tapi malah membuat susah penggunanya.

 Moga bermanfaat!!!!

Kamis, 12 Februari 2015

CARA MENGINSTAL WINDOWS 8

Cara Install Windows 8 di Komputer atau Laptop

Cara Install Windows 8 di Komputer atau Laptop Lengkap dengan Gambar – dalam peluncuran windows terbaru yaitu windows 8 yang kini semakin populer, dengan fitur yang lebih lengkap dan lebih canggih serta tampilan yang lebih segar dari windows sebelumnya, membuat windows 8 semakin banyak digunakan. Bagi anda yang ingin mengganti windows lama dengan windows baru di komputer/PC dan Laptop anda saya akan share ni pada artikel ini.

Untuk menginstall windows 8 kita harus mempunyai media yang digunakan yaitu DVD windows 8, nah berikut ini adalah Cara Install Windows 8 di Komputer atau Laptop lengkap dengan gambar:

1. Seperti biasa, untuk melakukan instalasi windows kita harus mengatur booting windows dari CD/DVD atau Flasdisk. Karena kita akan melakukan instalasi windows 8 menggunakan DVD maka silakan atur booting dari CD/DVD. Seteleh setting BIOS selesai silakan masukkan DVD Instaler Windows ke DVD-Room dan restart komputer anda dengan memilih opsi keluar dan simpan setting BIOS.

  
2. Pada langkah pertama komputer akan menampilkan layar biru sebgai tanda sedang memferifikasi data file DVD instaler. Tunggu beberapa menit, Anda akan melihat layar Windows Setup dan Anda akan menentukan pengaturan bahasa sebelum mengklik Next. Bila melakukannya, Setup akan melakukan tugas-tugas inisialisasi lagi di latar belakang.



3. Pada langkah pertama instalasi ini anda diperintah untuk menentukan pengaturan bahasa Anda. Setelah kilk Next anda akan melihat layar Windows Setup seperti ditunjukkan pada Gambar  Dibawah ini
4. Untuk memulai, silahkan klik tombol Install now.Collecting Information Setelah anda mengklik tombol Install now sisitem akam memulai mengumpulkan informasi tentang prosedure cara install windows 8. Sehingga muncul jendel di bawah ini. Masukkan product key untuk memulai instalasi.
5. Jendela selanjutnya adalah jendela persetujuan lisensi seperti di bawah ini.
6. Cara install windows 8 berikutnya dalah persetujuan EULA silahkan beri tanda centang pada I Accep the licenci term dan klik Next saja.

Pada jendela berikut ini anda hanya akan memilih Custom: Install Windows only (advanced) karena kita akan melakukan clean install Windows 8. Untuk melakukan instalasi total Windows 8, Anda harus memilih opsi Custom.
7. Pada langlah selanjutnya anda diminta untuk memilih di mana Anda ingin menginstal Windows, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini.



8. Anda akan melihat daftar dari setiap partisi di hard disk saat ini. Seperti yang Anda lihat dalam sistem contoh saya sebenarnya ada empat partisi yang terpisah. Anda mungkin memiliki kombinasi yang berbeda tergantung pada sistem Anda. Karena kita akan melakukan instalasi yang total berarti memformat total dimana windows diinstall. Maka kita harus melakukan format pada partisi yang akan kita tempati system. Untuk Melakukan hal tersebut silakan anda klik Drive Option, sehingga akan muncul menu di bawah.
daftar partisi tersebut. Klik format, untuk lebih jelas silakan lihat gambar di bawah ini.


9. Maka akan mucnul sebuah peringatan bahwa kita akan kehilangan data yang terdapat pada drive tersebut (drive C). Pastikan bahwa kita tidak memiliki data penting pada drive tersebut. Silakan klik OK, dan tunggu system akan memformat drive C anda.
10. Cara install windows 8 selanjutnya adalah Installing Windows
Setelah proses format selesai, maka system akan melanjutkan prosesnya dengan engcopy file dari DVD installer ke komputer seperti tampak apda gambar di bawah ini.



11. Setelah proses copy file selesai makan komputer akan merestart dirinya sendiri. Biarkan saja proses tersebut berlangsung, silakan anda menikmati kopi hangat dulu sambil makan cemilan.Windows akan melakukan Setup Windows 8.
Windows restart lagi dan setelah itu akan dilakukan Configurasi Windows dan cara install windows 8 dilanjutkan.
12. Pada gambar diatas silahkan pilih warna schema lalu klik Next. Anda bisa juga customize settings atau langsung pilih express route.



13. Pada layar berikutnya, Anda akan memilih bagaimana login ke Windows 8, seperti yang ditunjukkan pada Gambar di bawah ini.



14. Meskipun Anda dapat memilih untuk sign in dengan account lokal, saya merekomendasikan agar menggunakan Microsoft yang sudah ada (email) akun , seperti Hotmail.com atau akun Live.com. Jika Anda tidak memiliki account Microsoft, Anda dapat mendaftar satu atau Anda dapat menggunakan alamat email yang Anda inginkan dan Windows 8 akan membuat account untuk Anda.

Akan menguntungkan jika menggunakan account Microsoft yang ada atau silahkan buat satu. Keuntungan menggunakan akun Microsoft yang ada atau menciptakan satu adalah bahwa Anda akan dapat langsung menggunakan Windows Store, akan dapat dengan mudah sync pengaturan antara beberapa komputer Windows 8, dan dapat dengan mudah mengambil keuntungan dari fitur Windows 8 lainnya. Setelah mengisi rincian dari akun Anda pada beberapa layar berikutnya, akhirnya akan melihat layar yang berubah warna karena memberitahu Setup PC semakin siap. Versi hijau dari layar ini ditunjukkan pada Gambar di bawah ini.
15. Seperti yang Anda ketahui, Windows 8 dilengkapi dengan sejumlah aplikasi asli untuk antarmuka layar Start yang mengganti dan menambah kelompok aplikasi yang digunakan pada versi Windows sebelumnya. Layar ditunjukkan pada Gamba dibawah ini menunjukkan bahwa Setup sedang menginstal aplikasi tersebut.
16. Nah sekarang kita masuk pada langkah terakhir cara install Windows 8 adalah menginstal aplikasi asli. Setelah aplikasi diinstal, Anda akan melihat layar Start, seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini dan dapat mulai menggunakan Windows 8.
Proses instalasi windows 8 selesai, Selamat menikmati windows 8.